Well, mendengar pemberitaan hari-hari belakangan ini
sungguh pro-populis dan menyenangkan hati
kenapa? karena 'rahasia' publik yang selama ini
bersifat kabar burung terungkap juga
yeah, 'rahasia' bahwa hukum di negeri seberang bisa diatur
terungkap di uji materiil di mahkamah konstitusi negeri seberang
rekaman hasil sadapan sebuah komisi begitu gamblang
menggambarkan begitu mudahnya oknum-oknum
dikendalikan bak boneka dan menggadaikan integritas
demi setumpuk lembaran kertas 7 digit
Weleh!
Boneka-boneka yang dikendalikan memiliki pangkat tinggi
dan wewenang yang dimiliki pun bukan main!
mengutip salah satu media, wewenang satu perwira saja sudah membuat terkapar
apalagi dilakukan secara berjamaah?!
Sekali lagi saya heran,
berbuat dosa kok secara berjamaah??
Dari hasil rekaman bisa dilihat
bahwa tindak tanduk suatu komisi sudah membuat gerah
banyak pihak yang melakukan perbuatan tercela
sungguh heran, ternyata hukum bisa dibuat-buat
dan dirancang untuk 'membunuh' suatu komisi
yang bertujuan mulia untuk memberantas
tindak pidana korupsi yang sudah menggerogoti
sendi-sendi kehidupan warga negara seberang
Seberapa besar kekuatan di belakang
seorang pengusaha sehingga bisa mengatur boneka-boneka
untuk melaksanakan konspirasi tersebut?
Ataukah ada dalang yang lebih tinggi kekuasaannya yang mendukung
konspirasi untuk membunuh 'sang cicak' tapi tak terlihat??
Entahlah...
semoga sang cicak tetap bersih untuk membersihkan sampah di negeri seberang
karena sapu yang kotor tidak bisa membersihkan sampah yang kotor
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar