Senin, 04 Juni 2012

Economic Time

well,

Finally its been long time I didn't write any words in this blog.
Okay, enough for re-introduction =).

Here my personal view for recent economic situations -its just short opinion, its not suggestion-

(Note: I'm not responsible for any consequences caused by this notes, Investors should responsible for their own decision)

I apologize to mixing writing in bahasa and english =P

Jakarta Composite Index (IHSG) kembali ke level 3,654.58 (bear in mind guys, its not the lowest level, remember october 2011!). Sudah hampir 3 hari dari minggu lalu indeks kita berkubang di zona merah seolah-olah tidak punya tenaga untuk mampir ke level 3,900an lagi.

Sebenarnya Ga ada yang salah sama Indonesia, yang ada kepanikan di pasar seluruh dunia akibat isu China dan amerika serta kisah sinetron Yunani dan ECB yang ga ada abisnya -mirip sinetron tersan***g-. 

well this the point after I read several articles then I do small analysis:
Investors akan membagi lagi portfolio mereka ke komoditas, they will do hedging using gold, silver and coal.
especially in Indonesia, they will accelerate to exploit in minerals sector before Kepmen ESDM fully applied in next year.

Untuk konservatif investor, mereka akan speculative buy di sektor properti. as we seen recently, Indonesia's property market are running massively and almost not controlled. its gonna bubble? Yes, but we don't know when its gonna blow =P remember china's big cities cases.

Should we leave equities market?Its Big No!
Kapan lagi bisa beli saham dengan valuasi murah tapi fundamental nya bagus? such as banking, Mining, FMCG sector. I guess this is the last time you will enjoy the discounted price before General election next year.

Masalah Yunani hanya tinggal waktu untuk berakhir dengan skenario Yunani dikeluarkan dari Euro zone sementara spanyol, italy, portugal, irlandia diselamatkan. bukankah lebih baik membunuh satu onta untuk memberi minum bagi banyak orang?

Amerika akan tetap melanjutkan kebijakkan easing, tetapi dengan nominal dan bentuk yang lebih kecil dari easing sebelumnya. nasib amerika sedikit banyak ditentukan oleh china sebagai pemegang surat utang terbesar mereka.

Untuk Indonesia, negara kita akan aman jika angka konsumsi domestik tetap tumbuh. market indonesia merupakan market yang unik, kenapa? karena sebagian besar kapitalisasi pasar yang masih didominasi oleh asing namun profit para emiten didulang dari konsumsi domestik. Jika pemerintah bisa mencari cara untuk menjaga kebijakkan dan kedaulatan di sektor energi dan ekonomi maka siap-siap lah kita melompati australia dan singapura.

Market volatility is free entertainment for investors =P

correct me if i'm wrong, i'm open for any critics and advices.

Tidak ada komentar: