Well, terbangun pada pukul 5 subuh dan tidak bisa tertidur kembali.
Sungguh tidur yang tidak menyenyakkan karena hanya tidur 'ayam'
Mungkin ini terjadi karena otak saya sebelum tertidur terpecah konsenstrasi nya
Karena suatu pesan singkat yang tiba-tiba membuat saya teringat tentang sebuah survei.
Ya, sebuah penelitian tentang perilaku seks pada mahasiswa di yogyakarta
Sebuah penelitian yang memberikan hasil bahwa 94% Mahasiswi di Yogyakarta
Sudah (maaf) tidak virgin lagi.
Jujur berita tentang survei tersebut saya lupa berasal darimana sumbernya
dan tahun survei tersebut entah dilaksanakan kapan
Bagaimana dengan Jakarta? Pusat segala kegiatan hedonis dan kenikmatan syahwat.
Saya bertanya-tanya bagaimana jika survei tersebut dilakukan di Jakarta?
Saya penasaran ingin mengetahui hasil dari penelitian tersebut
Berapa persen kah Mahasiswi atau siswi yang masih menjaga mahkotanya?
Atau sudah dibawah angka satu persen?
Saya melihat sekarang ini virginitas sudah menjadi komoditas!
bukan lagi sebagai 'barang bawaan' yang harus diberikan pada malam pertama
huhhh... sungguh suatu kemunduran di tengah kemajuan jaman
Para pelajar kita sudah teracuni oleh budaya barat yang buruk
seks bebas memang nikmat bagi para pelakunya dan memberikan efek candu
tapi saya ingin memberikan pandangan dari segi cinta (jika masih ada...)
Bagaimana perasaan pasangan anda yang benar2 tulus mencintai anda
mengetahui bahwa orang yang disayanginya tidak 'berharga' lagi?
Okay, banyak yang pria yang beranggapan virginitas bukan suatu masalah
tetapi bukankah sangat baik jika cinta dilengkapi dengan seks yang tepat pada waktunya?
Mungkin tulisan ini terlihat kolot atau konservatif
tapi saya ingin memberikan pandangan tentang viginitas
yang merupakan simbol kesetiaan kepada pasangan
Jangan sampai momen indah rusak karena pengakuan yang mengejutkan (shockinggg)
Karena banyak wanita diluar sana yang merasa bersalah telah melakukannya
ataupun berbohong tentang kegadisannya.....
tetapi saya harap anda bukan salah satunya =)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


1 komentar:
ngga pid gue bkan salah satunya. hahaah...
tpi katanya sih jogja malah yg paling parah. even dibandingin sama jakarta. gtwjuga sih. scara...yaaaa...indonesia. hehhehe.
Posting Komentar