Minggu, 03 Agustus 2008

Dewasa : Pilihan atau...

Proses menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti runtunan perubahan dalam perkembangan sesuatu pengolahan sesuatu yang menghasilkan produk.

saya ingin membahas proses,yakni proses pendewasaan diri dalam konteks pengalaman pribadi saya, yang saya dapat beberapa hari lalu.


Manusia pada dasarnya adalah makhluk yang egois yang sukar menerima pendapat orang lain. manusia yang bisa menerima pendapat orang lain adalah manusia yang bisa mengalahkan egonya sendiri dan bisa dikatakan sebagai manusia yang dewasa dan memiliki intelegensia diatas rata - rata.

yang menjadi masalah adalah manusia kadang tidak 'sadar' bahwa dirinya tidak cukup dewasa sampai seseorang memberikan pendapat tentang dirinya tersebut. dan sadar bahwa dirinya tidaklah cukup dewasa setelah dibeberkan bukti - bukti ketidakdewasaannya tersebut.


Karena tadi saya katakan manusia adalah makhluk yang egois maka tidak mudah manusia menerima kekurangan dirinya tersebut. manusia akan sadar dan berusaha untuk berubah setelah ada peristiwa atau kejadian yang membuat dia mau berubah.

kejadian atau peristiwa tersebut merupakan salah satu proses pendewasaan diri.
yang terlintas di benak saya mengapa yang Maha Kuasa selalu mendidik manusia dengan cara yang menyakitkan (menurut saya) ?

apakah Tuhan tahu bahwa ciptaan Nya yang satu ini terkenal dengan kebebalannya?sehingga 'menegur' dengan begitu keras dalam suatu proses?
entah tapi ini yang saya dapatkan, suatu proses pendewasaan diri yang menyakitkan yang mengajar saya untuk lebih dewasa dalam bersikap, berpikir dan bertindak.

proses adalah suatu peristiwa yang tidak mengenakkan tetapi memberi hasil yang baik bagi kita. inilah yang saya yakini, Seperti kendi, dalam proses pembuatannya sangatlah tidak mengenakkan. Ditekan - tekan, dibentuk, dibakar tetapi hasilnya menjadi kendi yang bernilai jual tinggi.

Jika kita tertimpa suatu masalah pasti ada hikmahnya, dan anggap itu sebagai bagian dari proses hidup untuk menjadi lebih baik. itulah yang saya yakini, ketika harus kehilangan sesuatu yang berharga untuk kebaikan bagi diri saya sendiri.

semoga tulisan ini bisa memberi inspirasi~

Jumat, 06 Juni 2008

Karena Cinta itu adalah Kita

Aku tak mau menggoreskan cinta di pasir, Karena akan terhapus ombak
Aku tak mau menyalakan lilin cinta, karena akan mati tertiup angin
Aku tak mau memberikan bunga - bunga cinta,karena akan mati oleh waktu

Aku tak mau memberikan sejuta pesan cinta, karena itu hanya coretan

Aku tak mau secangkir kopi cinta, karena akan habis diteguk

Aku tak mau bantal cinta, karena hanya akan ditiduri

Aku tak mau semua itu
Aku mau kita
Karena kita itulah cinta
Karena cinta adalah kita
Tak peduli apa kata orang



Aku hanya peduli tentang kita.. tentang cinta...








*quoted from Idranoil-Shop

Rabu, 30 April 2008

Murah ya Murahan

Benar adanya tentang hukum ekonomi, you've got what you've pay. Hal ini berlaku juga untuk tarif bicara untuk telepon selular,baik itu GSM ataupun CDMA. Sebelum diberlakukannya
Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 8 Tahun 2006 tentang tarif dasar Interkoneksi, para operator selular sudah berlomba-lomba 'menawarkan' tarif promo murah sesama operator yang seolah-olah juga murah ke operator yang berbeda.
(yang menurut saya memanfaatkan kelemahan umum orang Indonesia yakni malas membaca,dimana konsumen malas mencari dan membaca syarat dan ketentuan yang berlaku)

Sering sekali saya melihat suara pembaca yang memuat surat dari para customer operator selular yang merasa tertipu dengan program promo operator selular tersebut,bahkan teman saya sendiri ikut menjadi korban dari iklan tersebut. operator selular benar-benar hafal karakter orang Indonesia yang sangat gampang dibodohi oleh suatu iklan.

Setelah melihat beberapa iklan operator selular, Saya melihat ada kecenderungan para operator saling serang dan mengagung2kan produk mereka sebagai produk yang bagus dan murah!nah kenyataan yang ada sekarang ini bahwa anda mendapat apa yang anda bayar.
'loe bayar murah ya dapet bareng kualitas murah'

saya pun melihat perang tarif ini justru membuat pelayanan ke konsumen semakin memburuk! mulai dari dropped call yang sering terjadi, success call ratio yang menurun, bahkan untuk mengirim sms saja susahnya sangat keterlaluan!! iklannya si sampe puas,tapi baru 2 menit udah kelar!

jadi ya saran saya buat operator selular tanah air, jujurlah dalam berbisnis. ga usah tipu-tipu dalam beriklan,ga usah sikut2an antar operator.

jadi jangan kasih tarif murah tapi kualitas murahan!

Jumat, 11 April 2008

Posesif

Rasa itu bermain - main di otakku
Membiarkan diri dibodohi
Dicaci maki oleh kesendirian
Bebas, bebaskan diri dari kebodohan
Lepas, lepaskan jaket ketakutan

Biarkan diri mengerti
Biarkan diri memahami
Apa arti mencinta
Sungguh aku ingin mencintainya
Dengan lebih sederhana

Sungguh ingin...

Rabu, 09 April 2008

Usil Transjakarta

TransJakarta, sarana transportasi baru bagi warga jakarta yang sudah 4 tahun melayani warga Jakarta yang kian hari pelayanannya makin memburuk menurut saya. ada satu bus Transjakarta yang benar - benar mengusik rasa penasaran saya. Bus ini digunakan pada koridor I (Blok-M - Kota), Bus Transjakarta bernomor JET 036 (kalau saya tidak salah) berbeda sendiri dibanding kawan-kawannya, bus ini mempunyai ciri khas yakni berkaca lebih gelap dibanding teman-temannya. jika bus yang lain menggunakan pabrikan mercedes benz dan hino kalau yang satu ini saya tidak tahu menggunakan bus pabrikan mana.

ini mengusik rasa keingintahuan saya, kenapa bus ini berbeda sendiri ya? saya sempat berpikir apakah ini bukti nyata tindak korupsi yang dilakukan penggagas transjakarta? sebuah pertanyaan yang saya tidak tahu harus mencari jawabannya dimana. jika teman - teman pernah menaiki bus TransJakarta JET 036 pasti pernah terbersit pertanyaan sederhana, 'kok bus nya beda yah sama bus yang lain?' dari segi interior nya sangat berbeda dengan bus Mercedes Benz dan Hino.

jika bus Mercy dan Hino interiornya lapang dan lega, maka bus yang satu ini interiornya sangat sempit dan sesak. saya kira bus ini adalah bus bekas lalu dirombak menjadi bus TransJakarta. ada satu hal lucu yang membuat saya tersenyum kecut ketika menaiki bus ini, saya naik bus ini ketika hujan sedang turun dan air hujan merembes melalui atap bus meski tidak banyak rembesannya tetapi cukup mengganggu para penumpang yang terihat terkejut karena mendapat 'hadiah' berupa air hujan.

kondisi bus ini juga cukup memprihatinkan, kalau menurut saya bus ini tidak layak beroperasi, karena kondisinya yang memprihatinkan. mungkin jika diantara teman-teman yang mengetahui tentang bus JET 036 bisa membagi informasinya melalui comment disini. atau jika KPK berniat mencari indikasi korupsi pada transjakarta bisa mencari bus TransJakarta JET 036 Koridor I (Blok M - Kota) sebagai calon barang bukti. :P


* Foto JET 036 akan menyusul! jika bus ini masih beroperasi saya akan berusaha mengambil gambarnya.

Sabtu, 29 Maret 2008

Prahara Gubernur Bank sentral eps.2

Saya menduga ada deal politik antara Anwar Nasution dengan anggota DPR. saya yakin ada skenario bahwa ada kemungkinan Anwar Nasution sengaja 'bernyanyi' untuk mendapatkan kursi pimpinan di BI dan anggota DPR mendukung beliau untuk naik sebagai gubernur BI dalam fit and proper test sebagai imbalan para anggota DPR tidak ditangkap dalam skandal tersebut. (pertemuan segitiga.)

tapi nampaknya rencana tersebut tidak berjalan mulus, karena skandal ini ternyata melibatkan orang lingkaran istana dan untuk kesekian kalinya Anwar Nasution menolak terlibat dalam skandal ini.

saya yakin skandal BI ini akan dimatikan, karena banyak konflik kepentingan didalamnya. saya menduga ketiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam skandal ini sengaja dikorbankan untuk memberi kesan kasus ini serius ditangani.

Skandal Bank Indonesia secara langsung memberi kesan negatif terhadap perekonomian karena menunjukkan buruknya tata kelola perbankan yang dikelola oleh bank sentral Indonesia. yang akan menolong perbaikan citra dari bank sentral adalah pemilihan gubernur bank sentral yang baru, yang kompeten, kredibel, dan bukan titipan partai sehingga bisa menjaga independensi.tidak peduli dari internal ataupun eksternal yang akan menjadi gubernur nanti.

Sekarang ini pencalonan gubernur BI yang baru merupakan momen yang tepat untuk membersihkan bank sentral dari intervensi pihak - pihak yang tak berkepentingan. Saya berharap pengajuan nama bakal calon gubernur BI untuk yang kedua kalinya tidak ditolak lagi oleh anggota DPR dengan alasan yang tidak jelas. penolakkan anggota DPR akan menimbulkan sentimen negatif pasar yang bisa berakibat melemahnya nilai tukar rupiah.

sekarang ini nama menteri koordinator perekonomian Boediono dan menteri keuangan Sri Mulyani diisukan akan mengisi posisi gubernur bank sentral. menurut saya kedua calon ini akan lebih diterima oleh komisi XI DPR karena lebih kompeten dan kredibel. selain itu menurut hemat saya jika salah satu nama diatas menjadi gubernur BI maka terjadi kekosongan posisi di salah satu menteri tersebut.

ini bisa menjadi kesempatan bagi para partai pendukung SBY-JK untuk menambah kadernya di kabinet Indonesia bersatu. dengan bertambahnya kader partai di kabinet ini akan menguntungkan partai politik yang mendukung SBY-JK.

sementara itu calon gubernur BI dari internal yang terkuat adalah deputi senior Miranda S Goeltom. Selain nama - nama yang diatas masih ada beberapa nama yang diusulkan oleh anggota DPR dan para pengamat. nama - nama tersebut adalah anggota DPR
Dradjat Wibowo dan Emir Moeis, serta Faisal Basri.

Pemilihan Gubernur Bank Sentral memang selalu menjadi isu yang sensitif dari pemerintahan ke pemerintahan. dulu sebelum Burhanuddin abdullah diangkat oleh Megawati menjadi gubernur BI, terjadi penolakkan juga baik dari internal maupun eksternal BI.

Pemilihan Gubernur BI selalu dikaitkan dengan isu politis padahal Bank Indonesia merupakan lembaga independen yang bertugas menjaga kestabilan nilai tukar rupiah yang merupakan kepentingan nasional yang lebih penting daripada sebuah perebutan kekuasaan. kestabilan nilai tukar rupiah mempengaruhi hajat hidup rakyat Indonesia, karena nilai tukar rupiah mempengaruhi nilai jual barang dan jasa.

tidak stabilnya nilai tukar rupiah akan mengakibatkan naiknya harga barang dan jasa yang berdampak pada daya beli masyarakat yang semakin merosot.


jadi pemilihan gubernur BI sebaiknya bebas dari segala konflik kepentingan. jadi jika presiden berniat membersihkan bank sentral dari orang - orang yang tidak kompeten sebaiknya niat tersebut didukung demi kemajuan dunia ekonomi dan perbankan Indonesia.

Prahara Gubernur Bank sentral eps.1

Bank Indonesia adalah Bank sentral Indonesia yang berubah kedudukannya menjadi sebuah lembaga independen yang bebas dari campur tangan pemerintah dan pihak lain setelah ditetapkan melalui undang-undang no.23 tahun 1999. (Sejak 17 Mei 1999)

Oleh saya,David.

Sekarang ini Bank Indonesia menjadi pusat perhatian bagi seluruh komponen masyarakat Indonesia khususnya para pelaku ekonomi dan bisnis terkait perihal pemilihan gubernurnya. sebelum pemilihan gubernur BI yang baru, Bank Indonesia menjadi sorotan terkait kasus aliran dana BI ke anggota dewan yang terhormat sebesar total 100 milyar rupiah.

Dana tersebut digunakan untuk mengatasi masalah bantuan likuiditas Bank Indonesia dan mengamandemen undang - undang perbankan. sebuah kenyataan yang mencengangkan dimana untuk membuat sebuah Undang-undang diperlukan 'biaya administrasi' yang sungguh besar. (Sudah menjadi rahasia umum juga jika di DPR semuanya menggunakan uang)

Kasus aliran dana BI terbongkar oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang dipimpin oleh Anwar Nasution, setelah dilakukan audit keuangan di BI.
Sekilas tentang Anwar Nasution, beliau adalah mantan deputi gubernur BI. beliau diangkat menjadi deputi gubernur BI tahun 1999. banyak yang berpendapat pengungkapan kasus aliran dana BI ke DPR sarat dengan muatan politis. hal ini terkait dengan agenda pemilihan gubernur BI untuk periode 2008 - 2013.

Menurut saya pribadi, pengungkapan kasus ini erat kaitannya dengan agenda pemilihan gubernur BI, selain itu saya pernah melihat tayangan investigasi di salah satu TV swasta nasional yang mengatakan bahwa kasus ini penuh dengan konspirasi para pejabat tinggi yang mengorbankan Burhanuddin Abdullah, Gubernur BI sekarang. menurut hemat saya, Pejabat tinggi BPK terlibat dalam konspirasi tingkat tinggi ini. kasus ini terkait dengan perebutan kekuasaan di bank sentral yang merujuk pada pemilu tahun 2009 mendatang.

Ada beberapa hal yang janggal dalam kasus ini,dimana dalam proses pengambilan keputusan untuk mengeluarkan dana untuk bantuan hukum para pejabat BI ini, dilakukan disaat Anwar Nasution masih menjabat sebagai deputi gubernur! tetapi yang ditangkap hanya gubernur BI Burhanuddin Abdullah, Oey Hoy Tiong dan Rusli Simanjuntak.

penangkapan ketiga tersangka ini telah menjadi preseden buruk masyarakat terhadap KPK karena para anggota DPR yang menerima aliran dana tidak serta merta ditangkap juga. selain itu mantan deputi gubernur BI yang juga besan presiden SBY, Aulia Pohan hanya diperiksa saja oleh KPK. satu lagi sebuah kejanggalan yang ada dalam kasus ini. karena setiap pengambilan keputusan di BI harus dengan persetujuan Dewan gubernur BI, dimana para deputi gubernur tersebut termasuk di dalam dewan gubernur.

Kasus ini menggulingkan Burhanuddin Abdullah dari bursa calon gubernur BI untuk periode 2008-2013, dan membuat kondisi pasar ekonomi Indonesia dilanda kebimbangan. pasar menebak - nebak siapa yang akan menduduki pimpinan bank sentral Indonesia tersebut.

Seiring berjalan waktu, masa jabatan Burhanuddin abdullah akan habis akhir maret ini. tetapi calon gubernur BI yang baru belum ada, sebelumnya Presiden SBY telah mengajukan 2 calon untuk menduduki posisi Gubernur BI yakni Agus Martowardoyo yang merupakan direktur utama Bank Mandiri dan Raden Pardede yang merupakan wakil direktur Perusahaan Pengelola Aset (PPA).

tetapi kedua calon tersebut ditolak oleh komisi XI DPR dengan alasan yang tidak jelas. beberapa anggota DPR menilai kedua calon tersebut tidak kompeten untuk memimpin Bank sentral, karena mereka ahli ekonomi bukan ahli moneter yang mengerti kondisi moneter indonesia. (jujur saja saya tidak terlalu mengerti perbedaan kata antara ekonomi dan moneter, karena saya benci pelajaran ekonomi :P).

saya menilai penolakkan anggota DPR tersebut lebih ke arah politis. mungkin saja mereka ingin menaruh orang - orang partainya di Bank sentral. seperti yang saya katakan sebelumnya hal ini terkait dengan pemilu 2009. selain itu ada dikotomi antara calon dari internal dan eksternal BI. suara dari internal BI sendiri mengatakan mereka ingin Gubernur BI yang baru berasal dari lingkungan dalam BI itu sendiri. kalau saya menilai suara dari dalam BI ini dikarenakan career policy. mereka berharap bisa meraih jenjang karir yang berkelanjutan dan posisi manajerial yang lebih tinggi.

to be continued.. indonesianya bersambung...

Jumat, 28 Maret 2008

My Portofolio


Monumen Nasional, Jakarta.
FYI, Tempat ini menjadi salah satu tempat favorit
buat yang 'pacaran'.

















Senayan City at night
(I forgot the date I taking this picture)
I'm taking this picture for completing photography studies subject

Sabtu, 22 Maret 2008

Saya dan ayat - ayat cinta


Pertama - tama saya tidak akan mengkomentari tentang film ayat -ayat cinta yang fenomenal ini, karena saya tidak capable untuk mengkritisi sebuah film. saya hanya akan membagikan nilai - nilai yang saya dapat setelah saya menonton film tersebut.

Film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo ini terbilang fenomenal untuk ukuran film Indonesia.
Dimana baru kali ini saya melihat sebuah theatre di sebuah pusat perbelanjaan di jakarta yang memutar film ini 2 theatre sekaligus! sungguh sebuah fenomena yang luar biasa, biasanya film yang mendapat jatah 2 theatre sekaligus adalah film - film dari Hollywood.

okay, ayat - ayat cinta (aac) memberikan inspirasi yang terbilang bagus bagi para penontonnya (dimana novelnya juga menjadi
best seller). film ini mencelikan saya dimana film ini menggambarkan kehidupan islam yang sesungguhnya dan seharusnya dijalankan oleh para pemeluknya (sorry No offense!). Seluruh agama sesungguhnya mengajarkan kedamaian bagi seluruh umat manusia.

saya salut kepada sutradara film ini karena bisa membawakan isu yang sangat sensitif dengan sangat
smooth, terutama masalah perpindahan agama yang dianggap sangat tabu. realita - realita di masyarakat juga dibawakan dengan sangat ringan seperti pemberontakkan suami jika istri lebih dominan dalam status sosial dan materi.

Saya mendapatkan 'pencerahan' bahwa cinta itu tulus dan pengorbanan tanpa mengharapkan imbalan meskipun menyakitkan. sungguh hal yang kontradiktif dengan realita sekarang ini. ada adegan yang benar - benar membuat saya berdecak kagum, di saat aisah meminta fahri untuk menikahi maria meskipun di hati kecil nya aisah menolak hal tersebut. sungguh pengorbanan perasaan yang luar biasa! itulah cinta yang sesungguhnya.


Selain itu saya juga mendapatkan pengetahuan tentang poligami. dimana sebenarnya poligami itu susah dilakukan, karena bersikap adil itu susah. menurut pemikiran saya, seseorang diciptakan pasangan hidupnya hanya satu tidak lebih. jika ingin berpoligami harus dilakukan dengan tujuan menolong para janda - janda tua bukan menikah lagi dengan gadis perawan!

inti dari semua nilai yang saya dapat dari aac adalah cinta kasih. cinta kasih itu tulus tidak pamrih. sebuah hal yang sudah langka di dunia ini, harapan saya bagi yang sudah menonton bisa menyebarkan cinta kasih kepada sesama bukan hanya kepada pasangan. yang saya takutkan dari film ini adalah membesarnya keinginan para pria untuk berpoligami dengan alasan - alasan yang tidak masuk akal!

pesan saya bagi para sineas - sineas di indonesia yang saya yakini sangat kreatif, kiranya buatlah sebuah film yang bermutu, mendidik dan berguna bagi para penontonnya. bukan membuat film berdasarkan legenda - legenda hantu atau cerita roman picisan murahan yang dibungkus dengan trailer - trailer menarik untuk menipu calon penontonnya. Maju terus film Indonesia!

Jumat, 21 Maret 2008

Korupsi oh Korupsi

Korupsi! Indonesia merupakan negara terkorup ke-3 di Asia setelah Filipina dan Thailand menurut Political and Economic Risk Consultancy (Kompas, Selasa, 11 Maret 2008). Sebuah prestasi yang membanggakan dalam hal yang negatif bagi bangsa sebesar Indonesia. Coba anda perhatikan tentang pemberitaan mengenai negara kita -Indonesia- di media massa, pasti anda lebih sering mendapati pemberitaan negatif tentang negara kita. kalaupun ada pemberitaan yang positif pasti mengenai prestasi olahraga kita terutama badminton ataupun prestasi para pelajar kita dalam olimpiade ilmu - ilmu eksakta, yang sesudah berprestasi pasti dibajak oleh negara tetangga yang lebih mapan, terutama negeri singa yang hobi menaturalisasi para ekspatriat untuk membangun negerinya yang hanya sepersekian pulau jawa.

Kalau menurut pemikiran saya, mengapa Korupsi bisa merajarela di indonesia?Ini karena rendahnya pendidikan yang dikecap para birokrat yang duduk dalam pemerintahan. pendidikan yang dimaksud adalah pendidikan formal dan pendidikan akhlak budi pekerti. Anggaran pendidikan saja disunat trus oleh para anggota dewan (yang katanya terhormat, tapi tingkah lakunya sungguh tidak terhormat!) kenapa harus pos pendidikan yang disunat?kenapa tidak pos gaji para anggota dewan saja yang disunat?! Biar para anggota dewan merasakan kejamnya hidup yang sesungguhnya yang dirasakan oleh para guru, baik guru bantu ataupun guru tetap.
Rendahnya pendidikan yang didapat oleh para birokrat menyebabkan mereka memiliki mental maling. ketika mereka naik jabatan sebisa mungkin mereka menyalahgunakan jabatan mereka untuk merampok uang orang - orang yang membutuhkan tanda tangan mereka.

Kebiasaan korupsi dipupuk sejak jaman orde baru,dimana korupsi erat kaitannya dengan kolusi, nepotisme dan premanisme. para koruptor yang biasa berada di zona yang nyaman dan 'basah' mulai merasa gerah karena sudah ada gerakan anti korupsi yang dilaksanakan segelintir orang yang masih punya hati nurani yang bersih.

Semoga badan yang didirikan oleh pemerintah untuk memberantas korupsi bisa menjalankan fungsinya dengan sebaik -baiknya tanpa ada intervensi dari pihak manapun termasuk pihak yang berkuasa. sehingga lembaga tersebut dapat menjalankan tugasnya secara independen, transparan, adil, dan bukan dipakai sebagai alat untuk melindungi para koruptor berkerah putih ataupun alat untuk menzolimi seseorang atau lawan politik pemerintah yang berkuasa.